Street Photography adalah jenis fotografi dokumenter yang menghadirkan
subjek dalam situasi jujur di tempat-tempat umum seperti jalan, taman, pantai,
mall, konvensi politik dan lainnya. Street Photography menggunakan teknik
fotografi langsung dan jujur dalam menunjukkan visi murni dari sesuatu, seperti
menghadapkan cermin kepada masyarakat.
Street Photograpy sering cenderung menjadi ironis, dan sering
berkonsentrasi pada manusia secara tunggal atau social, yang menceritakan hal
tertentu seperti kepedihan.Di sisi lain, banyak street fotografi mengambil
pendekatan yang berlawanan dan memberikan rendering yang sangat harfiah dan
sangat pribadi, memberikan penonton sebuah pengalaman yang lebih mendalam dari
jalan hidup.
Pengertian
Street Photography
Pada
abad ke-20, fotografer jalanan telah memberikan catatan teladan dan terperinci
tentang budaya jalanan di Eropa dan Amerika Utara, dan di tempat lain pada
tingkat agak rendah.Banyak karya-karya klasik fotografi jalanan diciptakan pada
periode antara sekitar 1890 dan 1975 dan bertepatan dengan pengenalan kamera
portabel, 35mm yang digunakan oleh Henri Cartier-Bresson dan lain-lainya.
Street photography jauh berkembang di kota-kota besar yang kehidupan
masyarakatnya sangat beragam dan kosmopolit. Tapi bukan berarti kehidupan di
daerah pedesaan tidak bisa didokumentasikan lewat pendekatan street
photography. Secara sederhana, street photography itu adalah tentang foto apa
saja yang berkaitan dengan kehidupan di jalanan.
Namun
melalui jalanan ini, seseorang bisa memperlihatkan realitas kehidupan, budaya,
trend, politik, agama, perkembangan perkotaan dan lain-lain melalui media foto
dengan perspektif jalanan. Artinya fotografer menghadirkan semua ini ke audiens
melalui sudut pandang jalanan.
Sumber : Google / Fotografer.net olahan pribadi
Sumber : Google / Fotografer.net olahan pribadi
No comments:
Post a Comment