Eksposur/exposure atau pencahayaan adalah salah satu faktor terpenting untuk dapat menghasilkan gambar yang baik. Pengaturan pencahayaan pada kamera biasanya disebut dengan segitiga Eksposur. Yakni pengaturan Shutter Speed, Pengaturan Aperture dan pengaturan ISO. Begitu pentingnya pengaturan cahaya sehingga terdapat 3 buah pengaturan sekaligus dalam suatu kamera. Mode kamera untuk mengatur Segitiga Eksposure adalah:
- Mode ProgramMode program adalah pilihan termudah untuk mengatur segitiga Eksposure, hanya dengan menaikkan atau menurunkannya maka aperture dan shutter speed akan otomatis mengikutinya.
- Mode Aperture Value(Av pada Canon) atau Aperture priority (A pada nikon)
Dengan menaikkan atau menurunkan Aperture di mode ini, maka shutter speed akan otomatis mengikutinya. Angka Aperture yang kecil misal f2(bukaan besar) akan menghasilkan depth of field(area tajam) yang sempit yakni objek utama akan jelas dan backround akan blur , serta akan memperbanyak cahaya yang masuk sehingga gambar yang dihasilkan akan lebih terang. Sebaliknya pengaturan angka aperture besar misal f22(bukaan kecil) akan memperlebar depth of field sehingga semua objek akan nampak jelas baik background maupun objek utama, serta cahaya yang masuk akan semakin sedikit. Bukaan besar sangat cocok untuk memotret hewan, karena gambar akan fokus ke objek utama, sedangkan bukaan kecil sangat cocok untuk memotret pemandangan karena semua objek akan terlihat sangat jelas. Nah, tampak disini pengaturan aperture saja tidaklah cukup karena untuk mendapatkan cahaya yang cukup pada bukaan sempit diperlukan pengaturan ISO yang lebih tinggi serta shutter speed yang lebih rendah.
- Mode Shutter Priority atau Time Value
Shutter speed adalah kecepatan buka tutup rana, yang dapat diatur baik lambat atau cepat sesuai kegunaannya untuk menangkap objek yang bergerak maupun diam. Untuk memotret objek yang bergerak misal binatang berlari, gunakanlah Shutter Speed tinggi(misal 1/500 atau 1/1000) untuk membekukan objek. Untuk memotret benda diam, kita dapat menggunakan shutter speed dalam kecepatan rendah(misal 1/15), namun selalu gunakan tripod atau shutter release untuk meminimalisir getaran dan menghasilkan gambar yang tajam. Untuk mengatur seberapa kecepatan shutter speed tergantung pada objek yang bergerak, shutter speed tinggi akan
membekukan objek dan shutter speed lambat akan membuat buran objek(contoh air terjun).
Dalam kamera Canon terdapat pengaturan Tv(time value) atau pada Nikon S(Shutter priority) untuk mengatur shutter speed dan pengaturan aperture akan mengikuti.
- ISODalam kamera Canon terdapat pengaturan Tv(time value) atau pada Nikon S(Shutter priority) untuk mengatur shutter speed dan pengaturan aperture akan mengikuti.
Pada kamera dahulu terdapat film untuk mengatur sensitifitas terhadap cahaya, skala kecepatan film ini dikenal dengan ASA dan DIN, dan pada kamera modern kedua mode tersebut dipadukan dan muncullah ISO. Salah satu keuntungan kamera digital adalah ISO yang dapat dirubah-rubah pada setiap foto. ISO atau singkatan dari International Organization of Standarization adalah badan yang mebuat standar bagi ribuan ISO. Kamera EOS yang ada saat ini memiliki ISO antara 100-25.600 dengan satuan stop(satu stop,dua stop atau 1/3 stop). Hal yang perlu dicatat disini adalah semakin rendah sensitivitas maka semakin mudah mengaburkan gerakan air. Apabila ISO dianaikkan 2x lipat misalkan dari ISO 200 ke 400 maka kita bisa menggunakan kecepatan shutter 2x lebih cepat dibandingkan ISO 200 hal ini untuk mendapatkan pencahayaan yang sama dengan sebelumnya, namun tentu saja hasil gambarnya akan berbeda. Semakin tinggi ISO, semakin tinggi pula noise yang akan dihasilkan, dan semakin banyak pula cahaya yang masuk, sebalinya semakin rendah ISO maka semakin rendah pula noise dan semakin sedikit cahaya yang masuk.Semakin besar Sensor maka semakin kecil noise yang dihasilkan, karena sensor mampu mengumpulkan cahaya yang lebih banyak, hal ini tentu sangat berbeda dengan kamera saku bersensor kecil, yang tentunya secanggih apapun tidak akan mampu menyamai Sensor ukuran besar.
No comments:
Post a Comment