Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda
dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses
sistematis dalam psikologi untuk menangkal
"pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".
Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi
dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut
menjadi nyata sangatlah kecil.
Menaklukan Hambatan Dalam Mencapai
Tujuan
Apa definisi
kesuksesan bagi anda? Sukses adalah dapat meraih impian yang telah diimpikan,
tercapai keinginan. Itu hanyalah paradigma beberapa orang. Sebenarnya
kesuksesan itu adalah mampu bertahan dan melewati segala hambatan rintangan
yang ada dalam menuju sebuah tujuan. Itulah definisi kesuksesan yang harus kita
jadikan bahan renungan agar dapat sukses.
Dalam hidup ini jika ingin mencapai suatu tujuan, baik itu tujuan dalam hal karier, studi, cinta, dan banyak lagi hal lainnya, tidak tertutup kemungkinan bagi kita akan menghadapi suatu problema yang disebut hambatan atau kesulitan. Tidak ada jalan yang mudah bagi seseorang untuk mencapai suatu tujuan, ketekunan dan niat seseorang akan diuji pada saat dia menghadapi suatu hambatan, dengan kata lain bagaimana cara dia untuk menaklukkan atau melewati hambatan itu. Jika seseorang tidak memiliki keteguhan hati maka dia akan kehilangan arah dalam hidupnya. Agar dapat menggapai apa yang telah menjadi tujuan kita itu, kita haruslah berjuang untuk melewati hambatan itu.
Dalam mencapai suatu tujuan akan banyak sekali hambatan yang akan kita hadapi, yaitu hambatan eksternal dan internal.
Dalam hidup ini jika ingin mencapai suatu tujuan, baik itu tujuan dalam hal karier, studi, cinta, dan banyak lagi hal lainnya, tidak tertutup kemungkinan bagi kita akan menghadapi suatu problema yang disebut hambatan atau kesulitan. Tidak ada jalan yang mudah bagi seseorang untuk mencapai suatu tujuan, ketekunan dan niat seseorang akan diuji pada saat dia menghadapi suatu hambatan, dengan kata lain bagaimana cara dia untuk menaklukkan atau melewati hambatan itu. Jika seseorang tidak memiliki keteguhan hati maka dia akan kehilangan arah dalam hidupnya. Agar dapat menggapai apa yang telah menjadi tujuan kita itu, kita haruslah berjuang untuk melewati hambatan itu.
Dalam mencapai suatu tujuan akan banyak sekali hambatan yang akan kita hadapi, yaitu hambatan eksternal dan internal.
Hambatan
Internal
Hambatan yang berasal
dari dalam diri kita sendiri hal ini dapat berupa pikiran-pikiran yang dapat
mempengaruhi kita,seperti:
Rasa
Malas
Orang yang malas
adalah orang yang indispliner, orang-orang seperti ini sangat mudah dalam
membuat sebuah komitmen namun sangat sulit dalam menjalani komitmennya itu dan
tidak dievaluasi. Malas dalam berpikir, bekerja, bertindak. Bagaimana mungkin
bisa meraih impian yang ingin dicapai jika seseorang itu malas untuk memulai,
malas untuk bertahan dan juga malas dalam melaksanakan mimpinya itu. Untuk
mengatasi hal ini harus datang dari dalam diri sendiri, harus menanamkan sikap
disiplin dan niat yang tinggi agar dapat mengatasi hambatan ini.
Rasa
Takut
Rasa takut adalah suatu hal yang manusiawi jika dimiliki oleh seseorang, maka apabila rasa takut itu terlalu berlebihan atau salah diartikan maka perasaan tersebut akan menahan seseorang untuk bergerak kearah impian. Orang yang seperti ini seperti mengaku kalah sebelum maju ke medan perang.Untuk mengatasi rasa takut ini adalah cobalah untuk berbicara ke dari hati ke hati bersama seseorang yang dipercaya (curhat). Bisa juga dengan menuliskannya kedalam sebuah tulisan jika cara ini juga kurang berhasil, ada baiknya kita berbicara kepada seseorang yang pernah mengalami hal ini dan berhasil mengatasi rasa takutnya.
Rasa takut adalah suatu hal yang manusiawi jika dimiliki oleh seseorang, maka apabila rasa takut itu terlalu berlebihan atau salah diartikan maka perasaan tersebut akan menahan seseorang untuk bergerak kearah impian. Orang yang seperti ini seperti mengaku kalah sebelum maju ke medan perang.Untuk mengatasi rasa takut ini adalah cobalah untuk berbicara ke dari hati ke hati bersama seseorang yang dipercaya (curhat). Bisa juga dengan menuliskannya kedalam sebuah tulisan jika cara ini juga kurang berhasil, ada baiknya kita berbicara kepada seseorang yang pernah mengalami hal ini dan berhasil mengatasi rasa takutnya.
Rasa
Malu
Rasa malu disebabkan
karena rendahnya sikap self esteem atau kemampuan menghargai diri sendiri. Ada
beberapa orang yang sering kali salah menempatkan rasa malu. Dia merasa malu
karena memiliki kekurangan dalam hal fisik ataupun mental, tidak percaya diri
sehingga tidak dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Maka dari itu
tempatkanlah rasa malu pada tempat dan waktu yang benar, seperti malu untuk
berbuat curang dan malu untuk menipu, rasa malu seperti inilah yang harusnya
dikembangkan.
Rasa
Puas Diri
Kesuksesan,
kepandaian dan kenyamannan pun bisa menjadi salah satu faktor yang dapat
menjadi penghambat. Kadang kala orang yang telah merasa sangat nyaman dengan
posisinya sekarang dapat terbutakan oleh rasa puas dan bangga sehingga
menyebabkan orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif untuk mencoba
hal baru, untuk belajar hal baru dan menciptakan sesuatu yang baru. Jadi agar
dapat berjalan menuju sukses kita harus dapat mengatur rasa puas diri yang ada
pada diri kita.
Putus
Asa
Masalah-masalah yang
sering kali muncul seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan dan kerugian memang
menyakitkan. Akan tetapi bukan berarti bahwa keinginan kita harus terhenti
karena masalah tersebut, kita harus dapat mengubah hal ini menjadi suatu
dorongan agar dapat lebih kreatif dalam pemecahan masalah. Bagaimana kita bisa
menggapai sukses apabila kita melihat sebuah kegagalan kecil itu seperti sebuah
gunung yang sangat besar.
Rasa puas diri dan
putus asa ini dapat diibaratkan seperti pedang bermata dua, artinya jika
seseorang mendapatkan hambatan ini dia akan kehilangan keseimbangan atau minat
untuk mengejar impian, tetapi apabila dia berhasil mengatasinya dia akan
menjadi sombong atau takabur. Maka dari itu pengendalian diri juga sangat
dibutuhkan dalam mengatasi hambatan-hambatan yang ada.
Selalu
berpikiran Pesimis
Banyak orang jika
ingin melakukan sesuatu dia akan ragu terlebih dahulu, akan banyak keraguan
yang akan muncul seperti, Apakah saya dapat melakukannya? Bagaimana kalau saya
gagal? Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang kerap kali muncul dalam benak
orang-orang. Jika kita berpikiran seperti ini bagaimana bisa kita dapat meraih
sukses itu, karena kita telah berpikir tidak dapat mengerjakannya atau negative
thinking. Jadi jika ingin sukses maka tetapkanlah dalam hati kita bahwa kita
dapat dan mampu melakukannya.
Kebiasaan
Menunda Pekerjaan
Masih ada waktu 3
hari lagi untuk mengerjakan tugas, santai saja dulu. Tugasnya hanya sedikit,
nanti saja baru dikerjakan. Pernahkah anda berpikiran seperti ini? Kalau iya,
sebaiknya mulai sekarang anda mulai membuang pikiran itu jauh-jauh, karena
hanya akan meracuni pikiran anda.
Sebagai saran sebaiknya anda mulai membuat daftar kerja sehingga tidak perlu ada lagi yang ditunda, segeralah kerjakan tugas itu, jangan menunggu hari esok.
Sebagai saran sebaiknya anda mulai membuat daftar kerja sehingga tidak perlu ada lagi yang ditunda, segeralah kerjakan tugas itu, jangan menunggu hari esok.
Kurang
Fokus
Kita akan mudah
sekali lupa atau bosan jika sukses atau impian kita tidak kunjung tercapai.
Selalu kunjungi impian kalian setiap hari agar tidak kehilangan arah atau fokus.
Bila perlu pada saat bercermin katakanlah pada dirimu yang ada di dalam cermin,
apa impianmu dan apa yang harus anda kejar.
Hambatan
Eksternal
Hambatan ini adalah
segala sesuatu yang berada di luar diri seperti kondisi fisik,
lingkungan,ekonomi,keluarga dan lain sebagainya. Jika seseorang tidak dapat
mengatasi hambatan internal dalam dirinya maka dia tidak akan dapat mengatasi
hambatan eksternal ini. Maka mulailah dari diri sendiri jika ingin melangkah ke
jalan menuju impian.
No comments:
Post a Comment