Thursday, November 19, 2020

Pengertian ERP, Macam-macam ERP dan Mengaplikasikan ERP

 

ERP (Enterprise Resource Planning)

Merupakan sebuah software yang berfungsi untuk mengelola berbagai aktivitas manajemen proses bisnis dalam suatu organisasi. Setiap perusahaan dan organisasi menghadapi tantangan yang sama, yaitu untuk selalu kompetitif dalam dunia bisnis, namu di waktu yang bersamaan juga dituntut untuk tetap fleksibel untuk itu solusi yang dibutuhkan suatu platfrom yang dapat menyimpan dan mengakses informasi secara realtime agar proses bisnis menjadi lebih mudah dan terawasi. Sebab itulah ERP hadir sebagai solusi yang mengintegrasikan segala fungsi ke dalam satu system yang membuat terkoneksi satu sama lain secara realtime tujuannya agar menyederhanakan pekerjaan setiap departemen.

            Dalam pengertian singkatnya “ERP adalah sebuah perangkat lunak yang mengintegrasikan area fungsional utama bisnis perusahaan ke sebuah system terpadu”  tujuan utamanya men-standarisasi, menyederhanakan dan mengintegrasikan proses bisnis, ruang lingkupnya seperti keuangan, SDM, pengadaan, distribusi dan departemen lainnya.

 

Sebuah system ERP dikategorikan dalam tingkatan berdasar ukuran dan kompleksitas perusahaan yang dilayani,Delvin Gran, Yujong Hwang dan Qiang Tu (2013). Menyimpulkan bahwa ada enam tingkatan, yaitu : system specification integration, system-user integration, islands of technology integration, organization integration, sosio-organization integration, dan global integration. Berikut penjelasannya:

Specification Compatibility, level ERP sebagai system dapat memenuhi semua spesifikasi teknis yang diusulkan penyedia aplikasi (vendor), perangkat keras dan perangkat lunak pendukung aplikasi memenuhi persyaratan, kompatibel satu dengan lainnya, sehingga dapat mendukung kegiatan operasional secara terintegrasi.

Ergonomic Cognitiv, Human Computer Interaction, level ERP mempunyai persyaratan yang sama tetapi ditinjau dari kepentingan pengguna bukan vendor, ERP dirancang secara ergonomis, sehingga tidak ada masalah dengan user interface.

Horizontal Vertical, level ERP yang terhubung dengan fungsi, proses dan kegiatan bisnis, ERP yang mampu menghubungkan berbagai pusat data perusahaan untuk dapat digunakan secara bersama.

Internal vertical, interhal horizontal, internal temporal strategic, level ERP yang mampu mendukung proses Analisa bisnis perusahan, serta mampu menyebarkan atau mengkomunikasikan hasil analisis dalam bentuk keputusan manajemen dengan alternatif yang meningkatkan daya saing, memudahkan visi dan misi perusahaan ke berbagai divisi perusahaan, bertukar gagasan, meningkatkan kualitas informasi dan ketepatan waktu dalam berbagi informasi, memfasilitasi kolaborasi dan mendukung proses bisnis lintas fungsi.

 

Waktu yang tepat bagi perusahaan menggunakan solusi Enterprise Resource Planning

            ERP sangat patut dipertimbangkan untuk masuk dalam daftar salah satu stratgegi bisnis di masa depan, ada beberapa factor yang dapat menjadi tolak ukur ketika sudah saatnya mempertimbangkan penggunaan solusi ERP :

-        Ketika memiliki banyak aplikasi bisnis yang berbeda, tetapi semua tidak saling terhubung.

-        Ketika peruahaan anda ingin memulai unit bisnis baru dan mencapai kegiatan operasional yang fleksibel dan efisien

-        Ketika memiliki akses data dan informasi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan bisnis

-        Ketika merasa butuh untuk menjaga dan meningkatkan keamanan asset penting bisnis anda.

ERP adalah solusi yang dapat digunakan untuk berbagai sector seperti manufaktur,  Kesehatan, Pendidikan, ritel dan lain sebagainya.ERP memungkinkan perusahaan dari berbagai industry untuk mengelola seluruh fungsi bisnisnya. Ini merupkan strategi bisnis karena dapat menghubungkan pekerjaan administrative dan operasional untuk membantu perusahaan mencapai fleksibilitas dan keunggulan operasional.

Sumber : Google dan buku terkait

           

Wednesday, November 4, 2020

Object Oriented Programming - Function dan Property

 

Sebelumnya kita telah membahas Class dalam Paradigma Object Oriented Programming, sekarang kita akan membahas isi yang ada di dalam Class tersebut. Property dan Function adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dengan Class. Mari kita bahas sedikit..

 

               PROPERTY atau biasa disebut Atribut adalah data yang terdapat dalam sebuah class singkatnya Class tentu memiliki property untuk mempresentasikan karakteristik dari class tersebut. Setiap class memiliki property yang berbeda, contoh sebelumnya pada class Mobil, dia memiliki property color, height, length dan weight. Simak code dibawah agar bisa lebih paham..

 

public class Mobil {

string color;

double height;

double length;

double weight;

}

 

Berdasar code diatas kita lihat property yang ada didalam sebuah class, secara umum property memiliki struktur modifier, tipe data, nama konstanta dan nilainya. Cukup jelas ya ?  Selanjutnya kita akan bahas Function.

 

               FUNCTION atau biasa disebut fungsi merupakan sebuah prosedur yang memiliki keterkaitan dengan object, Ketika kita memanggil sebuah fungsi maka program akan dijalankan. Nah, Fungsi ini bisa diartikan sebagai cara sederhana mengatur program buatan kita. Misalnya, Mobil memiliki beberapa behavior atau fungsi yang dapat ia lakukan seperti maju, mundur, belok kanan, belok kiri atau mundur kanan atau mundur kiri. Sebagai contoh dalam code, mari kita simak langsung !

 

Public class Mobil {

string forward;

string reverse;

string turnRight;

string turnLeft;

public void Maju() {

print(‘Jalan’);

}

Public void Jalan() {

Forward = Forward +1;

}

}

 

Kita perhatikan sebuah fungsi membuat object tersebut untuk menampilkan teks “Jalan..”. Sebuah fungsi juga dapat mengubah nilai dari salah satu property seperti Forward Ketika jalan. Karena itu, fungsi dapat menjadi salah satu akses untuk memodifikasi property yang dimiliki oleh objek.

 

Mudah mudahan pembaca sekalian mengerti dan paham konsep sebuah Function dan Property itu saling berkaitan dan saling membutuhkan tidak bisa dipisah karena mereka akan jalan saling mengisi ketika program dijalankan.

Object Oriented Programming - Class

 

Pembahasan class dalam Object Oriented Programming

            Class ini kita mendefinisikan sesuatu yang merupakan atribut atau behavior (perilaku).


            Seperti contoh diatas class Mobil atributnya warna, tinggi, lebar, berat. Behaviornya (perilaku) yang bisa class lakukan adalah maju, mundur, belok kanan dan belok kiri.

            Di bawah ini contoh yang akan saya buat dalam bentuk source code instance (pewarisan) dari class Mobil (Parent Class)-nya dalam Bahasa pemrogramman java. Kalian bisa mencoba di berbagai IDE (Integrated Development Environment) yang ada di google antara lain IntelliJ by Jet Brains , Apache NetBeans dan IDE favorit kalian.

public class Mobil {  // deklarasi class Mobil

private String color; // private bentuk akses, yg mana hanya bisa di akses oleh class dan turunannya, String bentuk variable dari color

 

private Double height; // Double untuk penggunaan data decimal

private Double length;

private Double weight;

 

public Mobil() { //public bentuk akses yang bisa diakses ke semua class maupun antar package

}

 

Public Mobil(String color, Double height, Double length, Double weight) {

this.color = color;

this.height = height;

this.length = length;

this.weight = weight;

}

public String getColor() {

return color; //return digunakan untuk mengembalikan nilai setelah user input data

}

 

public void setColor(String value) {

this.color = value;

}

 

public Double getHeight() {

return height;

}

 

public void setHeight() {

return height;

}

 

public void setHeight(Double value) {

this.height;

}

 

public Double getLength() {

return length;

}

 

public void setLength(Double value) {

this.length = value;

}

Public Double getWeight() {

Return weight;

}

Public void setWeight(Double value) {

This.weight = value;

}

}

Kita sudah membuat class Mobil yang didalamnya terdapat perilaku dasar dari sebuah Mobil, kemudian kita akan membuat instance atau Objectnya, instance dan object itu sama aja ya. Sebelumnya kita harus mengetahui bahwa sebuah object yang merupakan hasil realisasi dari sebuah blueprint. Object yang terbentuk dari sebuah class akan memiliki hak akses keseluruhan isi class. Begini contohnya membuat instance :

public static void main(String[] args) {

Mobil avanza = new Mobil();

avanza.setColor(“Hitam”);

avanza.setHeight(220.0);

avanza.setLength(330.0);

avanza.setWeight(1.8);

Mobil Agya = new Mobil(“Putih”, 230.0, 140.0, 1.7);

Mobil Calya = new Mobil(“Biru”,230.0, 180.0, 1,7);

 

Note : public static void main adalah class utama yang bisa run program, dari main class ini kalian bisa panggil beberapa class class lainnya yang merupakan class turunannya (instance) selama variablenya Public atau protected khususnya protected hanya untuk instancenya atau turunannya saja.

Mobil avanza = new Mobil(); // perintah ini adalah deklarasi membuat instance baru ditandai dengan new dan object baru yg akan di deklarasikan, disini saya mendeklarasikan avanza sebagai object baru.

 

Mobil Agya = new Mobil(“Putih”, 230.0, 140.0, 1.7);

Mobil - > nama Class parent, Agya -> nama variable baru yg akan dideklarasikan, new -> perintah mendeklarasikan object baru, (“Putih”, 230.0, 140.0, 1.7) -> Parameter yg harus diinput sesuai yg telah kita buat di class parentnya.

 

Mudah mudahan dengan Class ini pembaca bisa menangkap secara garis besar dan mengerti membuat class baru dan turunanya, sebenarnya masih banyak materi tentang class, hanya ini adalah basic pengertian Class agar dimateri selanjutnya bisa dengan mudah memahami penggunaan Class itu sendiri.

Cukup mudah ya mendeklarasikan class baru, bisa dicoba dengan parameter berbeda untuk membuat instance lainnya…

Selanjutnya kita akan bahas Property…. Next yaa

 

Monday, November 2, 2020

Object Oriented Programming (OOP) - Pendahuluan

            

                Hallo kawan semua, Apa kabar ? Semoga disaat pandemi seperti ini kalian baik baik saja ya ?

                Kali ini saya akan membuka bahasan baru, yakni tentang OOP, karena materinya tidak sedikit maka saya akan membaginya agar lebih jelas dan mudah dipahami, semoga ilmu yang saya berikan bermanfaat bagi para pembaca dan umum. Yuk, langsung saja... 

            Dalam paradigma Object Oriented Programming kita tidak asing lagi dengan beberapa macam paradigma seperti imperative, object-oriented, procedural dan functional. Paradigma itu seperti apa sih ? Nah, paradigma aitu seperti gaya (style) dan car akita nulis coding dalam program. Nanti akan kita bahas lebih lanjut…..

            Sebelum bahas paradigma Object Oriented Programming, kita harus tau dulu nih S.O.L.I.D dalam konsep OOP, yakni merupakan panduan bagi kita untuk mengembangkan sebuah system dengan OOP, dengan sistem S.O.L.I.D ini kita memungkinkan membuat system yang mudah digunakan,dikembangkan,kokoh dan tidak rapuh. Selain itu kita juga akan mengetahui pendekatan dalam OOP diantaranta encapsulation, abstraction,inheritance dan polymorphism yang bakalan dijabarkan.

Sebelumnya saya ingin flashback tentang Class, Attribute dan Function. Bahasa Bahasa pemrograman memiliki istilahnya sendiri, mungkin maknanya sama atau bisa sangat berbeda. Contohnya, Properti atau Atribut yang memiliki makna yang sama tapi penamaannya berbeda.

Note : Biasanya Programmer menggunakan atribut dalam hal mekanisme atau proses yang dilakukan oleh objek, dan Properti digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik dari sebuah objek. Dalam penerapan OOP kita menggabungkan kumpulan fungsi atau atribut yang memiliki kesamaan dalam sebuah unit yang kita sebut sebagai objek.



Class, ap aitu ? ibaratkan sebuah blueprint yang dapat dikembangkan untuk membuat sebuah objek, seperti sebuah template yang di dalamnya menjelaskan behavior (perilaku) dari objek tersebut. (Biasanya berupa property ataupun function).



Penjelasan singkat tentang gambar diatas dimana terdapat sebuah blueprint Cat, atribut yang dimiliki Cat dan kemampuan yang dilakukan oleh Cat tsb. Class merupakan blueprint yang dapat dikembangkan untuk membuat objek. Class ini merupakan sebuah template yang menjelaskan perilaku dari objek itu (berupa property atau function). Paradigma OOP sangat melekat sekali dalam kehidupan kita, kita sering membuat banyak objek dengan jenis yang sama dengan tamplate ini kita dapat mengurangi duplikasi kode dalam membuat objek yang sama.

Sekian pembukaan dalam penjelasan OOP, next kita akan kita bahas Class dalam Object Oriented Programming. Terimakasih


Pengertian ERP, Macam-macam ERP dan Mengaplikasikan ERP

  ERP (Enterprise Resource Planning) Merupakan sebuah software yang berfungsi untuk mengelola berbagai aktivitas manajemen proses bisnis d...