UNIVERSITAS GUNADARMA
TUGAS PAPER TENTANG INOVASI TELEMATIKA
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PADA MIE AYAM GEBOY
Nama : Mohamad Surya Pratama
NPM : 15113606
Kelas : 4KA17
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2016/2017
Definisi Telematika
Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah
telematika sering dipakai untuk berbagai macam bidang, sebagai contoh adalah:
a. Intergrasi
antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dinkenal sebagai Teknologi
Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications
Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan
dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan
peralatan telekomunikasi.
b. Secara umum,
istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan
Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari
komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication
technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang
kendaraan dan lalu lintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Jadi telematika itu
sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan
teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan
penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika
yaitu internet.
1.3
Perkembangan Telematika
Perkembangan telematika saat ini telah banyak mengalami kemajuan yang sangat
pesat dengan banyaknya bidang yang memanfaatkan telematika seperti bidang
telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan
konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon, saluran televisi, radio
dan media lainnya.
Masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun di kantor
dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa
internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan
telematika semakin cepat. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah,
kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan dan
dimana saja, oleh karena itu mudahnya masyarakat mengakses internet pun
mempengaruhi perkembangan E-Commerce saat ini.
1.4 Trend
Telematika ke Depan
Seiring berkembangnya gaya hidup manusia, tentunya
menjadi salah satu faktor pendukung berkembangnya teknologi informasi.
Kebutuhan akan informasi yang digunakan sebagai penunjang keputusan untuk masa
depan. Sehingga menjadikan masyarakat dituntut untuk mengetahui informasi
secara cepat dan tepat.
Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai
dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan
teknologi internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming E-Commerce.
Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan
sector-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi
dunia, ITU yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan
terpenuhi, penambahan investasi sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong
pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%.
1.5 Prinsip Dasar
Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan 'Telekomunikasi' bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga :
1.
Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam
komunikasi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat
menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager,
televisi, dan radio.
2.
Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam
komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin
komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan
VOIP.
3.
Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex).
Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex)pengirim dan penerima informsi
berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy
Talkie, FAX, dan Chat Room
Pengertian dan Alalisa
E-ticketing
E-ticketing atau electronic
ticketing adalah suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan dari
aktifitas perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga secara
fisik ataupun paper ticket. Semua informasi mengenai electronic ticketing
disimpan secara digital dalam sistem komputer milik airline. Sebagai bukti
pengeluaran E-Ticket, pelanggan akan diberikan Itinerary Receipt yang hanya
berlaku sebagai alt untuk masuk ke dalam bandara di Indonesia yang masih
mengharuskan penumpang untuk membawa tanda bukti perjalanan. E-ticketing (ET)
adalah peluang untuk meminimalkan biaya dan mengoptimalkan kenyamanan penumpang.
E-ticketing mengurangi biaya proses tiket, menghilangkan fomulir kertas dan
meningkatkan fleksibilitas penumpang dan agen perjalanan dalam membuat
perubahan-perubahan dalam jadwal perjalanan.
Sejalan dengan perkembangan
teknololgi informasi, internet kini muncul sebagai alternative system
distribusi informasi travel. Internet merupakan m edium yang sempurna untuk
menjual paket perjalanan, karena internet sanggup membawa jaringan supplier
yang luas dan basis kostumer yang besar ke sebuah market place terpusat. Adapun
pengertian lain yaitu E-Ticketing, atau penjualan tiket online, merupakan salah
satu cara bagi orang untuk membeli tiket untuk acara lokal. Merupakan fasilitas
pemesanan tiket online yang dirancang untuk membantu kelompok masyarakat yang tidak
memiliki akses ke sistem jenis ini .. Hal ini memungkinkan kelompok-kelompok
masyarakat untuk meningkatkan kegiatan dan menjual tiket secara online melalui
situs web Kingston Council.
E-ticketing
menyediakan banyak manfaat diantaranya :
a.
Biaya Simpanan – Mengurangi biaya yang terkait dengan pencetakan dan mailing
tiket tiket ke pembeli. Menghilangkan atau mengurangi memerlukan tiket untuk
stok, amplop dan pos.
b.
Buruh Simpanan – Mengurangi tenaga kerja yang terkait dengan pencetakan dan mailing
tiket. Potong bawah pada upaya yang diperlukan untuk mengambil tiket untuk
membeli Akan Panggil pesanan.
c.
Aman dan Aman – E-Tiket selamat dan aman. Barcode validasi menghilangkan kemungkinan
palsu dan duplikat tiket.
d.
Kehadiran sebenarnya Pelaporan – Cari tahu berapa banyak Anda e-tiket patrons
dihadiri Anda acara dan ketika mereka tiba.
e.
Instant Pengiriman – Tiket pembeli senang menjadi mampu mencetak tiket mereka
segera. Tidak perlu menunggu surat atau menunggu di baris di acara tersebut.
Pelanggan dapat mencetak tiket elektronik mereka segera setelah mereka
membelinya. Hal ini membuat e-tiket yang ideal untuk hadiah menit terakhir atau
menit terakhir keputusan.
f.
Informasi tambahan – E-Tiket menyediakan ruang untuk tambahan informasi seperti
peta jalan, arah, dan lain informasi pelanggan Anda mungkin perlu tahu.
g.
Periklanan – E-Tiket menyediakan kemampuan unik periklanan. Meningkatkan
pendapatan perusahaan anda dengan menawarkan ruang iklan pada web Anda tiket.
Saran
Masih ada saja masyarakat yang enggan memakai e-tiketing
kerena tidak mau repot mengisi form atau membuka internet padahal cara ini
nantinya akan lebih praktis saat melalui proses administrasi dan tidak
mengantri tentunya. Saran saya e- tiketing ini sangat berguna jika dibuat di
smartphone, karena masyarakat hanya perlu mendownload dan mengakses aplikasi
ataupun mengunjungi website yang bersangkutan, entah itu membayar tiket bioskop
maupun pemesanan tiket perjalanan. Jadi lebih efisien dan mudah digunakan
dimana saja dan kapan saja.